Altcoin Season Index: Cara Membaca dan Batasannya
Altcoin Season Index menunjukkan berapa persen altcoin besar yang mengalahkan Bitcoin dalam 90 hari. Ini cara membacanya, batasannya, dan risikonya.

Daftar isi
Altcoin Season Index adalah angka berskala hingga 100 yang menunjukkan berapa persen altcoin besar mengalahkan Bitcoin dalam 90 hari terakhir. Angka 75 ke atas disebut altcoin season, sedangkan 25 ke bawah disebut Bitcoin season. Per 16 Oktober 2026, versi Blockchain Center ada di angka 55, yang berarti netral. Zona terakhir kali berganti pada 2 September 2026, dari Bitcoin season ke netral.
Indeks ini sering dikutip di media sosial seolah-olah sinyal beli. Ia bukan sinyal beli. Di bawah ini kami jelaskan cara menghitungnya, alasan angkanya bisa berbeda antarsitus, dan hal-hal yang tidak bisa diukur oleh indeks ini.
Apa Itu Altcoin Season Index
Altcoin adalah sebutan untuk semua aset kripto selain Bitcoin. Ethereum juga termasuk. CoinMarketCap menyatakannya secara tegas: Ethereum dihitung sebagai bagian dari kelompok altcoin dalam indeks mereka.
Altcoin Season Index tidak memuat harga atau ramalan. Isinya hanya satu hitungan: dari sekelompok koin teratas, berapa persen yang kinerjanya lebih baik daripada Bitcoin selama periode tertentu. Kalau sebagian besar koin menang melawan BTC, pasar sedang dalam "altcoin season" (sering disingkat altseason). Kalau hanya sedikit yang menang, pasar sedang dalam "Bitcoin season".
Ada setidaknya dua penyedia indeks yang paling sering dirujuk, yaitu Blockchain Center dan CoinMarketCap. Namanya mirip, tetapi cara hitungnya tidak sama, dan perbedaan ini jarang disebut saat angkanya dikutip.
Cara Altcoin Season Index Dihitung
Berikut ringkasan metodologi dari halaman resmi masing-masing penyedia. Keduanya kami buka pada 16 Oktober 2026.
| Aspek | Blockchain Center | CoinMarketCap (CMC) |
|---|---|---|
| Kelompok koin | Top 50 | Top 100 peringkat CMC di akhir tiap hari |
| Periode | 90 hari (ada juga tab bulan dan tahun) | 90 hari bergulir (rolling) |
| Yang dikecualikan | Stablecoin (mis. USDT, DAI) dan token berbasis aset (mis. WBTC, stETH) | Stablecoin (mis. USDT, DAI) dan wrapper token (mis. WBTC, stETH) |
| Altcoin season | 75% koin mengungguli BTC | 75% koin mengungguli BTC |
| Bitcoin season | 25 ke bawah | 25% ke bawah |
| Pembaruan | Tidak dijelaskan di halaman | Harian, skala 1–100 |
Contoh hitungan
Contoh di bawah ini ilustrasi, bukan data pasar.
Misalnya dalam 90 hari terakhir Bitcoin naik 10%. Dari 50 koin di daftar Blockchain Center, 38 koin naik lebih dari 10%. Hasilnya 38 ÷ 50 = 76%, jadi indeks berada di 76 dan masuk zona altcoin season.
Dengan data pasar yang sama, versi CMC bisa memberi angka lain. CMC menghitung 100 koin, sehingga koin peringkat 51–100 ikut masuk. Kalau koin di kelompok itu kinerjanya lebih buruk, hasil CMC bisa turun ke, misalnya, 68, dan statusnya tetap netral.
Yang diukur adalah kinerja relatif
Bagian ini paling sering disalahpahami. Indeks hanya membandingkan koin dengan Bitcoin dan tidak menilai apakah harganya naik.
Misalnya Bitcoin turun 20% dan sebuah altcoin turun 10%. Altcoin itu tetap tercatat "menang" melawan BTC, padahal pemegangnya rugi 10%. Indeks bisa saja berada di zona altcoin season ketika hampir semua koin sedang merah.
Cara Membaca Angka Altcoin Season Index
Blockchain Center menuliskan pembagian zona berikut secara eksplisit. CMC memakai ambang 75% dan 25% yang sama.
| Angka indeks | Zona | Arti sederhana |
|---|---|---|
| 0–25 | Bitcoin season | Sebagian besar altcoin kalah dari BTC |
| 26–74 | Netral | Tidak ada kelompok yang dominan |
| 75–100 | Altcoin season | Sebagian besar altcoin mengungguli BTC |
Situs lain kadang membagi zona secara berbeda. Pembagian yang berlaku adalah milik penyedia indeks yang Anda baca, jadi cek halaman sumbernya, bukan tangkapan layar yang beredar.
Arti angka 55 per Oktober 2026
Angka 55 berarti sekitar 27–28 dari 50 koin teratas mengungguli Bitcoin dalam 90 hari terakhir. Pasar sedang tidak berpihak jelas pada BTC ataupun altcoin.
Netral tidak sama dengan aman. Angka ini tidak menunjukkan apa pun tentang arah harga, besarnya volatilitas, atau apakah pasar secara umum sedang naik. Lihat juga konteksnya. Pada hari yang sama, tab bulanan Blockchain Center menunjukkan 51 dan tab tahunan 39. Untuk periode setahun, sebagian besar koin teratas masih kalah dari Bitcoin.
Kenapa angka di dua situs bisa berbeda
Ada tiga penyebab utama:
- Jumlah koin. Blockchain Center memakai 50 koin dan CMC memakai 100. Koin peringkat 51–100 umumnya berkapitalisasi lebih kecil dan lebih volatil, sehingga bisa menarik angka CMC naik atau turun.
- Sumber peringkat. CMC memakai peringkatnya sendiri di akhir hari. Halaman Blockchain Center tidak menjelaskan dari mana peringkatnya diambil.
- Daftar pengecualian. Keduanya mengeluarkan stablecoin dan token berbasis aset, tetapi daftar lengkapnya tidak dipublikasikan, jadi bisa saja berbeda.
Jadi, jika Anda melihat "indeks 55" di satu tempat dan angka lain di tempat lain, kemungkinan besar keduanya tidak salah. Yang diukur memang berbeda.
Batasan yang Jarang Dijelaskan
Indeks ini melihat ke belakang
Indeks dihitung dari kinerja 90 hari terakhir. Menurut pendapat redaksi, ini berarti indeks baru menyentuh 75 setelah altcoin mengungguli BTC selama berminggu-minggu. Saat indikator menyala, sebagian besar pergerakan bisa saja sudah terjadi. Kesimpulan ini kami tarik dari metodologinya dan belum diuji secara statistik.
Tidak ada data akurasi resmi
Kami belum menemukan backtest publik dari penyedia indeks tentang seberapa sering zona altcoin season diikuti kenaikan lanjutan. Pintu menulis bahwa trader dan analis biasanya memakai indeks ini sebagai alat konfirmasi, bukan indikator prediksi.
Indeks menghitung jumlah koin, bukan besar kenaikan
Satu koin yang naik 300% tetap dihitung sebagai satu koin. Di versi Top 50, satu koin hanya menggeser indeks sekitar 2 poin. Kebalikannya juga berlaku: indeks bisa tinggi meskipun setiap koin hanya sedikit lebih baik daripada BTC.
Hanya koin besar
Koin di luar Top 50 atau Top 100 sama sekali tidak tercermin. Pergerakan koin kecil yang ramai di media sosial tidak ada hubungannya dengan angka indeks ini.
Dipadukan dengan Indikator Lain
Altcoin Season Index lebih berguna sebagai salah satu sudut pandang daripada sebagai patokan tunggal. Beberapa data yang biasa dibaca bersamanya:
- Dominasi Bitcoin, yaitu porsi kapitalisasi pasar BTC terhadap total pasar kripto. Sebagian artikel menyebut angka ambang tertentu, misalnya dominasi turun di bawah 60%, sebagai "tanda awal altseason". Kami tidak menemukan data yang menguji angka itu, jadi tidak kami pakai sebagai patokan.
- Volume perdagangan dan likuiditas. Kenaikan harga dengan volume tipis lebih mudah berbalik.
- Kondisi makro. Pasar kripto ikut bereaksi terhadap suku bunga dan imbal hasil obligasi. Penjelasannya ada di artikel kami tentang kenapa Bitcoin turun saat yield obligasi AS naik.
Cek sendiri dalam lima menit
- Buka halaman Blockchain Center dan catat angka beserta tanggalnya.
- Buka halaman CMC dan catat angkanya. Saat kami membukanya, nilainya tidak termuat, jadi Anda mungkin perlu memuat ulang halaman.
- Bandingkan zonanya. Kalau kedua situs berbeda zona, kemungkinan besar kinerja koin peringkat 51–100 berbeda arah dengan Top 50.
- Lihat juga tab bulanan dan tahunan untuk mengetahui apakah perubahan yang Anda lihat bersifat sesaat.
Risiko dan Konteks Indonesia
Altcoin, terutama yang berkapitalisasi kecil, punya risiko yang tidak tercermin dalam indeks. Likuiditasnya bisa tipis, sehingga order besar menggeser harga dengan tajam. Harganya juga lebih mudah dimanipulasi, misalnya lewat skema pump and dump, dan volatilitasnya jauh di atas Bitcoin. Banyak koin di Top 100 global juga belum tentu tersedia di exchange lokal.
Kalau Anda bertransaksi, gunakan pedagang aset kripto yang berizin. Daftarnya bisa Anda periksa di artikel kami tentang cara cek exchange kripto berizin OJK. Setiap transaksi juga punya konsekuensi pajak, yang kami bahas di panduan pajak kripto 2026.
Artikel ini edukasi, bukan nasihat keuangan. Kami tidak merekomendasikan koin tertentu dan tidak memprediksi kapan altcoin season akan terjadi. Aset kripto berisiko tinggi, dan Anda bisa kehilangan seluruh dana yang Anda tempatkan. Gunakan hanya uang yang siap Anda tanggung kehilangannya.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah Altcoin Season Index pasti akurat?
Tidak. Indeks ini mencatat apa yang sudah terjadi selama 90 hari terakhir dan tidak meramal pergerakan berikutnya. Kami belum menemukan data resmi tentang akurasinya sebagai alat prediksi.
Apakah Ethereum termasuk altcoin dalam indeks ini?
Ya. CoinMarketCap secara tertulis memasukkan Ethereum ke kelompok altcoin. Stablecoin dan wrapper token seperti WBTC dikeluarkan.
Kenapa angka di dua situs berbeda?
Blockchain Center menghitung Top 50 koin, sedangkan CoinMarketCap menghitung Top 100 berdasarkan peringkatnya sendiri. Kelompok koin yang dibandingkan berbeda, sehingga hasilnya juga bisa berbeda.
Apa bedanya Bitcoin season dan altcoin season?
Bitcoin season berarti 25% atau kurang dari koin teratas mengungguli BTC. Altcoin season berarti 75% atau lebih yang mengungguli BTC. Di antara keduanya, pasar disebut netral.
Sumber
- Blockchain Center, Altcoin Season Index (diakses 16 Oktober 2026)
- CoinMarketCap, CMC Altcoin Season Index (diakses 16 Oktober 2026)
- Pintu, Cara Membaca Altcoin Season Index untuk Strategi Trading (diperbarui 24 September 2025)
- Bittime, Memahami Altseason Index dan Altcoin Season (terbit 4 September 2025)


