Bitcoin Dominance (BTC.D): Cara Membaca dan Jebakannya
Bitcoin dominance adalah porsi kapitalisasi Bitcoin di pasar kripto. Pahami cara membacanya, kenapa angkanya beda tiap situs, dan peran stablecoin.

Daftar isi
Bitcoin dominance (BTC.D) adalah persentase kapitalisasi pasar Bitcoin dibandingkan total kapitalisasi pasar kripto. Angka ini mengukur seberapa besar porsi Bitcoin. Angka ini bukan harga Bitcoin, dan bukan sinyal beli atau jual.
Satu hal yang jarang dijelaskan: angkanya berbeda di tiap situs. Redaksi membuka kedua situs pada 27 Oktober 2026. CoinMarketCap menampilkan 60,0%, sedangkan CoinGecko menampilkan 58,52%. Keduanya tidak salah, karena masing-masing menghitung penyebut yang berbeda.
Artikel ini menjelaskan cara membaca BTC.D, sebab angkanya berbeda, dan cara menghitung sendiri versi tanpa stablecoin.
Apa Itu Bitcoin Dominance
Rumusnya sederhana:
BTC.D = kapitalisasi pasar Bitcoin ÷ total kapitalisasi pasar kripto × 100%
Kapitalisasi pasar adalah harga dikali jumlah koin yang beredar. Misalkan seluruh pasar kripto bernilai US$100 dan Bitcoin bernilai US$60. Maka dominasi Bitcoin adalah 60%. Sisanya, 40%, dibagi oleh Ethereum, ribuan altcoin lain, dan stablecoin seperti USDT dan USDC.
Rumus yang sama berlaku untuk koin lain. Pada hari yang sama, dominasi Ethereum (ETH.D) tercatat 10,6% di CoinMarketCap dan 10,3% di CoinGecko. Jadi kapitalisasi Bitcoin hampir enam kali kapitalisasi Ethereum, aset kripto terbesar kedua.
Kalau Anda belum yakin apa yang membuat Bitcoin berbeda dari koin lain, baca dulu penjelasan dasar Bitcoin dan status hukumnya di Indonesia.
Kenapa Angka BTC.D Beda di Tiap Situs
Pembilangnya, yaitu kapitalisasi Bitcoin, hampir sama di mana pun. Perbedaannya ada di penyebut, yaitu "total pasar". Tiap penyedia data punya definisi sendiri soal aset apa saja yang dihitung.
| Aspek | CoinMarketCap | CoinGecko |
|---|---|---|
| BTC.D (dibuka 27 Okt 2026) | 60,0% | 58,52% |
| ETH.D (dibuka 27 Okt 2026) | 10,6% | 10,3% |
| Isi penyebut | Termasuk token dan stablecoin, bukan hanya koin | Total pasar global; token wrapped, bridged, dan staked dikecualikan |
| Pengecualian | Tidak disebut di halaman grafik | Ada, agar tidak terhitung ganda |
| Stempel waktu angka | Tidak ditampilkan | Tidak ditampilkan |
Token wrapped atau bridged adalah "salinan" aset di blockchain lain, misalnya Bitcoin yang dibungkus agar bisa dipakai di jaringan Ethereum. Kalau salinan itu ikut dihitung bersama aslinya, nilai yang sama tercatat dua kali. CoinGecko menyatakan secara tertulis bahwa token jenis ini dikeluarkan dari kapitalisasi pasar global.
Jumlah aset yang dilacak juga berbeda. Halaman grafik CoinGecko menyebut 21.396 kripto di 1.517 bursa, sementara di bagian atas situs yang sama tertulis lebih dari 22 ribu koin. Bahkan dalam satu situs, angka cakupannya bisa berbeda antarbagian.
TradingView memakai cara yang lain lagi. Menurut halaman bantuan resminya, simbol CRYPTOCAP:TOTAL adalah total kapitalisasi 125 kripto teratas dari Crypto Coins Screener mereka. BTC.D dihitung sebagai BTC ÷ TOTAL × 100%. Penyebutnya jauh lebih sempit daripada CoinMarketCap atau CoinGecko, sehingga angka BTC.D di grafik TradingView wajar tidak sama dengan dua situs tadi.
Pelajaran praktisnya: angka BTC.D hanya bisa dibandingkan dengan angka dari sumber yang sama.
Peran Stablecoin di Penyebut
Stablecoin dirancang agar nilainya tetap sekitar US$1. Meski begitu, kapitalisasinya ikut masuk ke total pasar. Per 27 Oktober 2026, CoinGecko mencatat kapitalisasi stablecoin sekitar US$303 miliar, atau 11,03% dari total pasar sebesar US$2,75 triliun.
Porsi sebesar ini cukup untuk menggeser BTC.D. Kalau stablecoin dikeluarkan dari penyebut, hitungan kasarnya menjadi:
58,52 ÷ (1 − 0,1103) = 58,52 ÷ 0,8897 ≈ 65,8%
Ini hitungan Redaksi dari dua angka CoinGecko, bukan angka resmi dari CoinGecko. Hasilnya sekitar 7 poin di atas angka yang tampil. Selisih seperti ini bisa mengubah kesimpulan orang yang hanya melihat satu angka.
Kenapa versi tanpa stablecoin dianggap berguna? Stablecoin lebih mirip "uang tunai yang sedang parkir" daripada aset spekulatif. Saat pasar jatuh dan banyak orang menukar koinnya ke USDT, porsi stablecoin membesar. Akibatnya BTC.D versi standar ikut tertekan, padahal tidak ada perpindahan dari Bitcoin ke altcoin.
Di TradingView, halaman bantuannya juga mencantumkan simbol resmi TOTALES, yaitu total kapitalisasi 125 kripto teratas tanpa stablecoin. Untuk data sebelum 19 Mei 2025, nilainya dihitung sebagai TOTAL dikurangi USDT, USDC, dan DAI. Selain simbol resmi itu, ada juga indikator "BTC Dominance Excluding Stablecoins" buatan komunitas. Indikator komunitas tersebut bukan metrik resmi, jadi periksa dulu rumusnya sebelum memakainya.
Cara Membaca Naik-Turunnya BTC.D
Kesalahan yang paling sering terjadi adalah menyamakan "BTC.D naik" dengan "harga Bitcoin naik". Keduanya berbeda. BTC.D adalah rasio, jadi angkanya bergerak karena pembilang, penyebut, atau keduanya.
Tabel berikut memakai angka ilustrasi. Pasar awal bernilai 100: Bitcoin 60, altcoin 30, stablecoin 10. BTC.D awal adalah 60%.
| Skenario | BTC | Altcoin | Stablecoin | Total | BTC.D |
|---|---|---|---|---|---|
| BTC naik 10%, altcoin naik 30% | 66 | 39 | 10 | 115 | 57,4% (turun) |
| BTC naik 10%, altcoin diam | 66 | 30 | 10 | 106 | 62,3% (naik) |
| BTC dan altcoin turun 10%, stablecoin bertambah | 54 | 27 | 19 | 100 | 54,0% (turun) |
| BTC turun 10%, altcoin turun 30% | 54 | 21 | 10 | 85 | 63,5% (naik) |
Perhatikan baris pertama dan terakhir. Pada baris pertama, BTC.D turun padahal harga Bitcoin naik. Pada baris terakhir, BTC.D naik padahal harga Bitcoin turun 10%. Ini terjadi karena altcoin jatuh lebih dalam.
Baris ketiga menunjukkan jebakan stablecoin. Semua aset turun, tetapi BTC.D juga turun. Orang yang hanya melihat angka itu bisa mengira modal sedang pindah ke altcoin, padahal yang terjadi adalah orang keluar ke stablecoin.
Karena itu, jangan membaca BTC.D sendirian. Minimal, lihat tiga hal sekaligus: harga Bitcoin, total kapitalisasi pasar, dan porsi stablecoin.
BTC.D dan Altcoin Season
BTC.D sering dikaitkan dengan "altcoin season". Padahal keduanya mengukur hal yang berbeda.
- BTC.D mengukur porsi Bitcoin dalam total kapitalisasi pasar pada satu waktu.
- Altcoin Season Index mengukur kinerja harga sekelompok altcoin dibandingkan Bitcoin selama periode tertentu.
Akibatnya, kedua angka itu bisa memberi kesan yang tidak sejalan. Misalnya, beberapa altcoin besar naik tajam dan menurunkan BTC.D, sementara sebagian besar altcoin lain tetap tertinggal dari Bitcoin. Cara membaca indeks itu dan keterbatasannya sudah kami bahas di artikel Altcoin Season Index.
Istilah "altcoin dominance" yang sering muncul di pencarian biasanya berarti kebalikan BTC.D, yaitu porsi semua aset selain Bitcoin. Hati-hati: kalau dihitung sebagai 100% dikurangi BTC.D, stablecoin ikut terhitung sebagai "altcoin". Kenaikan altcoin dominance bisa saja hanya berarti USDT bertambah.
Kesalahan Umum Pemula
Memakai BTC.D sebagai sinyal beli atau jual
BTC.D adalah gambaran komposisi pasar, bukan alat ramal. Kami tidak menemukan bukti bahwa level BTC.D tertentu andal sebagai titik masuk atau keluar.
Membandingkan angka dari dua situs
Angka 60,0% di CoinMarketCap dan 58,52% di CoinGecko tidak menunjukkan bahwa dominasi turun 1,5 poin. Itu hanya beda metodologi.
Mengabaikan stablecoin
Ketika pasar panik, porsi stablecoin bisa membengkak dan menurunkan BTC.D. Banyak orang salah mengartikan kondisi ini sebagai awal musim altcoin.
Menganggap BTC.D turun pasti berarti altcoin akan naik
BTC.D turun bisa disebabkan oleh tiga hal: altcoin naik, Bitcoin turun lebih dalam daripada altcoin, atau stablecoin bertambah. Hanya penyebab pertama yang benar-benar "kabar baik" untuk altcoin. Kalau ingin menilai satu altcoin, angka dominasi tidak cukup. Gunakan kriteria seperti di panduan cara menilai altcoin sendiri.
Cara Mengecek Sendiri
Anda bisa mengulang perbandingan ini dalam lima menit:
- Buka halaman grafik dominasi CoinMarketCap dan halaman Global Charts CoinGecko. Lakukan berurutan agar jeda waktunya sekecil mungkin.
- Catat tanggal, jam, dan angka BTC.D dari masing-masing situs. Angkanya terus diperbarui, dan kedua situs tidak menampilkan stempel waktu untuk angka tersebut.
- Di CoinGecko, catat juga persentase stablecoin dari total pasar.
- Hitung versi tanpa stablecoin: BTC.D ÷ (1 − porsi stablecoin). Contoh: 58,52 ÷ (1 − 0,1103) ≈ 65,8.
- Kalau memakai TradingView, ketik
CRYPTOCAP:BTC/CRYPTOCAP:TOTALES*100di kolom simbol untuk melihat porsi Bitcoin terhadap total 125 kripto teratas di luar stablecoin. - Bandingkan angka-angka itu dengan sumbernya masing-masing dari hari ke hari. Jangan bandingkan antarsitus.
Cara ini tidak memberi tahu ke mana harga akan bergerak. Hasilnya adalah gambaran yang lebih jujur tentang posisi Bitcoin di pasar saat ini.
Catatan risiko: Artikel ini adalah edukasi, bukan nasihat keuangan. Kami tidak memberi prediksi harga atau rekomendasi membeli aset apa pun. Aset kripto berisiko tinggi dan nilainya bisa turun drastis dalam waktu singkat. Kalau Anda bertransaksi, gunakan pedagang aset kripto yang berizin dan diawasi OJK (pengawasan beralih dari Bappebti ke OJK sejak 10 Januari 2025), dan hanya pakai dana yang siap Anda tanggung risikonya.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
BTC.D tinggi itu baik atau buruk?
Tidak keduanya. BTC.D tinggi hanya berarti Bitcoin memegang porsi besar dari total pasar. Kondisi itu bisa muncul saat Bitcoin menguat, atau saat altcoin jatuh lebih dalam daripada Bitcoin.
Kenapa BTC.D di TradingView beda dengan CoinMarketCap?
TradingView menghitung BTC.D terhadap total 125 kripto teratas di screener mereka. Penyebut CoinMarketCap jauh lebih luas dan ikut memasukkan token serta stablecoin. Penyebutnya berbeda, jadi hasilnya juga berbeda.
Apakah BTC.D turun artinya altcoin season?
Belum tentu. Penurunan BTC.D juga bisa disebabkan oleh bertambahnya stablecoin atau Bitcoin yang turun lebih dalam. Untuk menilai kinerja altcoin, lihat ukuran lain seperti Altcoin Season Index dan harga masing-masing koin.
Sumber
- CoinMarketCap: Bitcoin Dominance Chart (diakses 27 Oktober 2026)
- CoinGecko: Global Cryptocurrency Market Charts (diakses 27 Oktober 2026)
- TradingView: Where do I find crypto market capitalization and dominance? (diakses 27 Oktober 2026)
- TradingView: Simbol BTC.D (diakses 27 Oktober 2026)
- TradingView: skrip komunitas "BTC Dominance Excluding Stablecoins" (diakses 27 Oktober 2026, bukan metrik resmi)
- Bisnis.com: Beda Pendekatan OJK dan Bappebti Mengawasi Aset Kripto (terbit 14 Januari 2025)


