Exchange Kripto Pertama di Indonesia: Sejarah Sejak 2014

Siapa exchange kripto pertama di Indonesia? Klaim Indodax sejak 2014, asal-usul Bitcoin.co.id, beda dengan bursa CFX, dan linimasa Bappebti ke OJK.

Exchange Kripto Pertama di Indonesia: Sejarah Sejak 2014
Ilustrasi: AnalisaBTC
Daftar isi
  1. Siapa yang mengklaim exchange kripto pertama di Indonesia
  2. Dari Bitcoin.co.id ke Indodax (2013–2018)
  3. Exchange ritel vs bursa kripto: jangan tertukar
  4. Linimasa regulasi singkat
  5. Apakah yang pertama otomatis yang paling aman?
  6. Catatan keterbatasan: apa yang belum bisa kami pastikan
  7. Pertanyaan yang Sering Diajukan
  8. Sumber

Exchange kripto pertama di Indonesia yang paling sering disebut adalah Indodax. Perusahaan ini berdiri pada 2014 dengan nama PT Bitcoin Indonesia, dikenal lewat situs Bitcoin.co.id, lalu berganti nama menjadi Indodax pada 2018. Klaim "pertama" itu datang dari perusahaan sendiri dan dari media yang mewawancarainya. Kami belum menemukan verifikasi independen, misalnya dari regulator. Bursa kripto resmi pertama, CFX, baru lahir pada Juli 2023, dan itu jenis lembaga yang berbeda.

Artikel ini menguraikan siapa yang mengklaim apa, dari sumber mana, dan bagian mana yang masih belum pasti.

Siapa yang mengklaim exchange kripto pertama di Indonesia

Saat orang bertanya "exchange kripto pertama", biasanya yang dimaksud adalah tempat jual-beli kripto untuk pengguna biasa. Di kategori ini hanya satu nama yang konsisten muncul. Masalahnya, hampir semua sumber kembali ke satu pihak.

KlaimSumberKekuatan bukti
Indodax "Pertama di Indonesia", "Sejak 2014"Situs resmi indodax.com (dibuka 19 Oktober 2026)Klaim perusahaan sendiri
Indodax berdiri 2014 sebagai PT Bitcoin IndonesiaWawancara CEO di Investortrust, 20 Februari 2026Media kredibel, tetapi narasumbernya perusahaan
Indodax disebut "perusahaan marketplace aset kripto pertama di Indonesia"Profil Liputan6, 14 Januari 2023Berbasis informasi perusahaan
CFX sebagai bursa berjangka aset kripto yang disetujui BappebtiKeputusan Kepala Bappebti, Juli 2023 (diberitakan detikFinance)Kuat, karena ada dokumen regulator

Klaim Indodax 2014 kuat dalam arti tidak ada pihak lain yang membantahnya di sumber yang kami buka. Namun, "tidak dibantah" belum sama dengan "terbukti". Sebelum 2018 belum ada aturan khusus soal perdagangan kripto, jadi tidak ada daftar resmi yang bisa memastikan siapa yang beroperasi lebih dulu.

Dari Bitcoin.co.id ke Indodax (2013–2018)

Menurut profil Liputan6, Oscar Darmawan berkenalan dengan William Sutanto pada 2013. Keduanya disebut pernah satu sekolah di Semarang. William, yang sudah lebih dulu mengenal Bitcoin, mengajak Oscar ke Tiongkok untuk mempelajari bisnis crypto exchange. Sepulangnya dari sana, mereka mendirikan Bitcoin.co.id.

Investortrust mencatat badan usaha awalnya bernama PT Bitcoin Indonesia, berdiri 2014. Badan hukum yang tercantum di situs Indodax sekarang adalah PT Indodax Nasional Indonesia.

Soal tanggal pasti, kami menemukan satu hasil pencarian yang menyebut "Februari 2014". Sumber itu belum bisa kami verifikasi, jadi yang kami tulis hanya tahunnya.

Untuk konteks: awal 2014 juga masa runtuhnya Mt. Gox, salah satu bursa Bitcoin terbesar dunia saat itu. Anda bisa membaca suasana pasar era tersebut di artikel kami tentang harga Bitcoin 2010 sampai 2014. Exchange lokal ini lahir pada tahun yang sama ketika kepercayaan terhadap bursa kripto global sedang terpukul.

Kenapa ganti nama pada 2018

William menjelaskan kepada Investortrust bahwa nama "Bitcoin" saat itu membawa persepsi negatif karena sering dikaitkan dengan aktivitas ilegal. Menurutnya, kata Bitcoin kerap diasosiasikan dengan pencucian uang. Rebrand menjadi Indodax juga memberi ruang untuk memperdagangkan aset selain Bitcoin.

Satu catatan soal jabatan, karena sumbernya tidak sama. Profil Liputan6 (2023) menyebut Oscar sebagai CEO dan William sebagai CTO. Wawancara Investortrust (2026) menyebut William sebagai CEO. Perhatikan tanggal sumber ketika Anda membaca jabatan mereka.

Dalam wawancara yang sama, William menyebut Indodax punya "hampir 10 juta nasabah". Artikel itu juga menyebut pangsa pasar Indodax sekitar 41–42%. Kami tidak menemukan data OJK yang merinci pangsa pasar per exchange, jadi kedua angka tersebut sebaiknya dibaca sebagai klaim per Februari 2026, bukan data regulator.

Exchange ritel vs bursa kripto: jangan tertukar

Bagian ini yang paling sering membuat pencari keliru. "Exchange kripto" dan "bursa kripto" terdengar sama, padahal dalam struktur regulasi Indonesia keduanya berbeda.

Exchange ritel (dalam istilah regulasi disebut pedagang aset kripto, sekarang Pedagang Aset Keuangan Digital atau PAKD) adalah aplikasi atau situs tempat Anda membuat akun, menyetor rupiah, lalu membeli kripto. Indodax termasuk di sini.

Bursa kripto adalah lembaga di atasnya yang berfungsi sebagai infrastruktur pasar. Bursa ini bekerja bersama lembaga kliring dan pengelola tempat penyimpanan (kustodian). Pengguna biasa tidak membeli kripto langsung dari bursa. Yang terhubung ke sana adalah para pedagang.

Menurut detikFinance, Bappebti menyetujui PT Bursa Komoditi Nusantara (CFX) sebagai bursa berjangka aset kripto lewat keputusan Nomor 01/BAPPEBTI/SP-BBAK/07/2023 tertanggal 17 Juli 2023. Pada tanggal yang sama, PT Kliring Berjangka Indonesia disetujui sebagai lembaga kliring. PT Tennet Depository Indonesia disetujui sebagai kustodian pada 20 Juli 2023. Peresmian oleh Menteri Perdagangan berlangsung pada Jumat, 28 Juli 2023.

Inilah sebabnya sebagian artikel menulis 17 Juli dan sebagian lagi 28 Juli. Keduanya benar untuk peristiwa yang berbeda: 17 Juli adalah tanggal keputusan persetujuan, 28 Juli adalah tanggal peresmian.

Investortrust (19 Agustus 2023) mengutip Ketua CFX bahwa saat itu ada 23 pedagang yang mendaftar menjadi anggota bursa. Artikel yang sama menyebut CFX "bursa kripto pertama di dunia" yang diinisiasi pemerintah. Itu klaim yang sulit diuji karena definisi "bursa kripto" di tiap negara berbeda. Anggap saja sebagai klaim, bukan fakta yang sudah disepakati.

Kalau Anda ingin tahu siapa yang berwenang atas bursa, pedagang, dan kustodian sekarang, kami sudah membahasnya di pengawas kripto OJK atau Bappebti.

Linimasa regulasi singkat

Bagian ini memakai dokumen resmi dan liputan media atas dokumen tersebut. Tanggal di bawah adalah tanggal yang tercantum di sumber.

  1. 2014–2018: Exchange beroperasi tanpa kerangka khusus perdagangan kripto. Klaim "pertama" berasal dari periode ini, dan tidak ada daftar resmi yang mencatatnya.
  2. 2018: Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 99 Tahun 2018 tentang Kebijakan Umum Penyelenggaraan Perdagangan Berjangka Aset Kripto menetapkan aset kripto sebagai komoditas yang dapat menjadi subjek kontrak berjangka. Pengaturan lanjutannya diserahkan ke Bappebti.
  3. 12 Januari 2023: UU Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK) diundangkan. Undang-undang ini mengatur pemindahan pengawasan aset kripto ke OJK paling lambat 24 bulan kemudian.
  4. Juli 2023: Bursa (CFX), kliring, dan kustodian mendapat persetujuan Bappebti.
  5. 10 Januari 2025: Pengawasan resmi beralih dari Bappebti ke OJK, berdasarkan UU P2SK dan PP Nomor 49 Tahun 2024. OJK menerbitkan POJK Nomor 27 Tahun 2024 sebagai aturan perdagangan aset keuangan digital. Sejak itu kripto diperlakukan sebagai aset keuangan digital, bukan lagi komoditas.
  6. 19 Desember 2025: OJK menerbitkan whitelist penyelenggara perdagangan aset keuangan digital. Isinya 29 entitas: 25 pedagang berizin dan 4 calon pedagang.
  7. 20 Januari 2026: OJK dan Bappebti mengakhiri masa transisi peralihan pengawasan (siaran pers OJK SP 13/GKPB/OJK/I/2026).
  8. September 2026: OJK mencatat 28 pedagang aset keuangan digital berizin. Yang terbaru adalah PT Gudang Kripto Indonesia, dengan izin usaha efektif sejak 22 September 2026 (Warta Ekonomi, 5 Oktober 2026).

Angka itu terus bergerak. Pada Februari 2026, CEO Indodax masih menyebut 25 exchange berizin, sama dengan jumlah pedagang berizin di whitelist Desember 2025. Angka 29 di whitelist menggabungkan pedagang berizin dan calon pedagang. Gudang Kripto, misalnya, masih berstatus calon pedagang di daftar itu sebelum mendapat izin pada September 2026. Jadi pastikan Anda membandingkan kategori yang sama.

Apakah yang pertama otomatis yang paling aman?

Tidak. Usia perusahaan tidak menjamin dana Anda aman. Exchange yang berdiri lebih awal memang punya rekam jejak lebih panjang, tetapi rekam jejak itu juga bisa memuat insiden. Hal yang lebih relevan untuk diperiksa hari ini:

  • Izin OJK saat ini. Cek namanya di daftar resmi, bukan dari klaim di iklan. Caranya ada di cek exchange kripto berizin OJK.
  • Badan hukum yang cocok. Nama aplikasi dan nama PT di daftar OJK harus sama. Contohnya, aplikasi Indodax dioperasikan oleh PT Indodax Nasional Indonesia.
  • Riwayat keamanan dan keterbukaan. Cari pengumuman resmi perusahaan dan pemberitaan media kredibel tentang gangguan atau insiden, lalu lihat bagaimana mereka menanganinya.

Status "berizin" hanya berarti exchange itu diawasi. Harga kripto tetap bisa turun drastis dalam hitungan jam, dan izin tidak melindungi Anda dari kerugian harga. Artikel ini bukan nasihat keuangan dan bukan rekomendasi memakai exchange mana pun.

Waspadai juga pihak yang menjual kelas atau sinyal dengan mencatut nama exchange lama supaya terlihat kredibel. Polanya kami bahas di ciri kelas trading kripto abal-abal.

Catatan keterbatasan: apa yang belum bisa kami pastikan

Ada beberapa hal yang belum bisa kami pastikan:

  • Tidak ada verifikasi independen atas klaim "pertama". Sebelum 2018 tidak ada pendaftaran khusus untuk exchange kripto. Jadi kami tidak bisa memastikan tidak ada layanan jual-beli Bitcoin lokal lain yang lebih dulu, misalnya yang skalanya kecil atau sudah tutup.
  • Tanggal berdiri Indodax hanya kami pastikan sampai tahun. Klaim "Februari 2014" belum kami temukan di sumber primer.
  • Angka nasabah dan pangsa pasar berasal dari wawancara media, bukan data regulator.
  • Klaim exchange lain sebagai "salah satu yang pertama terdaftar di Bappebti" muncul di ringkasan pencarian. Sumber aslinya belum kami buka, jadi tidak kami masukkan. Lagi pula, "pertama terdaftar" dan "pertama berdiri" adalah dua hal yang berbeda.

Bila Anda punya sumber primer yang mengoreksi linimasa ini, kami akan memperbarui artikel.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Siapa pendiri Indodax?

Oscar Darmawan dan William Sutanto. Keduanya berkenalan pada 2013, lalu mendirikan Bitcoin.co.id. Jabatan mereka berubah dari waktu ke waktu. Menurut wawancara Februari 2026, William menjabat CEO.

Apakah Indodax berizin OJK?

Per Oktober 2026, situs resmi Indodax menyatakan perusahaan berizin dan diawasi OJK, serta mencantumkan logo CFX dan KKI. Untuk memastikan, cocokkan nama PT Indodax Nasional Indonesia dengan whitelist pedagang berizin di situs OJK, karena daftar itu diperbarui berkala.

Apa bedanya exchange kripto dan bursa kripto (CFX)?

Exchange (pedagang) adalah aplikasi tempat Anda membeli dan menjual kripto. CFX adalah bursa yang menjadi infrastruktur pasar dan bekerja bersama lembaga kliring dan kustodian. Pengguna biasa bertransaksi lewat pedagang, bukan langsung di bursa.

Sumber

Artikel ini bersifat edukasi dan bukan nasihat keuangan atau ajakan membeli aset apa pun. Aset kripto berisiko tinggi dan harganya bisa turun drastis. Lakukan riset sendiri dan hanya gunakan dana yang siap hilang.
sejarah kriptoindodaxcfxregulasi kriptoojk

Baca juga

Bitcoin Adalah Apa? Cara Kerja dan Status Hukumnya di RIEdukasi Dasar

Bitcoin Adalah Apa? Cara Kerja dan Status Hukumnya di RI

Bitcoin adalah aset digital dengan pasokan maksimal 21 juta. Pahami cara kerjanya, mitos anonim, dan status hukumnya di Indonesia per Oktober 2026.

25 Oktober 2026 · 9 menit baca
Ethereum Adalah Apa? Beda dengan Bitcoin dan Cara KerjanyaEdukasi Dasar

Ethereum Adalah Apa? Beda dengan Bitcoin dan Cara Kerjanya

Ethereum adalah blockchain yang menjalankan smart contract, dengan ETH sebagai asetnya. Pahami bedanya dengan Bitcoin, upgrade terbaru, dan risikonya.

23 Oktober 2026 · 8 menit baca
Exchange Kripto Terbesar di Indonesia: Ukur Pakai Data OJKEdukasi Dasar

Exchange Kripto Terbesar di Indonesia: Ukur Pakai Data OJK

Siapa exchange kripto terbesar di Indonesia? Kami pisahkan empat ukuran besar, lalu periksa angka OJK dan klaim perusahaan per Oktober 2026.

21 Oktober 2026 · 9 menit baca